Gunungkidul Ku, dengan Segala Perubahanmu


Gunungkidul merupakan tanah kelahiran www.ardigk.com pada tahun 1995, tepatnya di Dusun Karangtengah, Pucung, Girisubo. Pada waktu kecil sejak TK hingga SD kelas 3 ardigk.com menghabiskan waktu kecil, bertempat tinggal di sebelah Balai Desa Jepitu. Pada saat itu Ibu ardigk.com yaitu Ibu Indiarti berprofesi sebagai bidan dan Bapak Yulianto berprofesi sebagai Guru di salah satu SMP di Girisubo. Gunungkidul sendiri menjadi inspirasi dalam penamaan blog pribadi ini karena Gunungkidul sering disingkat GK sehingga jadilah www.ardigk.com.


Gunungkidul atau bahasa kerennya South Mountain salah satu kabupaten di Daerah Istimewa Yogyakarta, dengan Ibu Kota Wonosari yang terletak 39 km sebelah tenggara Kota Yogyakarta. Secara yuridis, status Kabupaten Gunungkidul sebagai salah satu daerah kabupaten yang berhak mengatur dan mengurus rumah tangganya sendiri dalam lingkungan Daerah Istimewa Yogyakarta ditetapkan pada tanggal 15 Agustus 1950 dengan UU no 15 Tahun 1950 jo Peraturan Pemerintah No 32 tahun 1950 pada saat Gunungkidul dipimpin oleh KRT Labaningrat. Wilayah Kabupaten Gunungkidul dibagi menjadi 18 Kecamatan dan 144 desa.

Sejak kecil ardigk.com sering ketika berpergian dan ketika ada yang bertanya berasal dari mana dan dijawab Gunungkidul, stigma yang terpatri dari mereka yang tahu daerah Gunungkidul adalah identik dengan kekeringan. Hingga saat ardigk.com masuk perkuliahan teman-teman dari luar daerah kebanyakan mengatakan katanya daerah Gunungkidul adalah daerah yang kekeringan, ya menurut saya pribadi ini wajar karena Kabupaten Gunungkidul sebagian besar adalah lahan kering tadah hujan (± 90 %) yang tergantung pada daur iklim khususnya curah hujan. Tetapi mungkin juga karena banyak yang tidak tahu juga, bahwa sebenarnya Gunungkidul memiliki potensi air bawah tanah yang sangat melimpah, ardigk.com pun baru tahu pada saat guru SMA saya kalau seandainya tekhnologi sangat memadai untuk mengambil potensi air bawah tanah, maka Gunungkidul tidak akan kekeringan bahkan bisa menjadi pemasok air.
Goa Jomblang Gunungkidul

Kabupaten Gunungkidul mempunyai beragam potensi perekonomian mulai dari pertanian, perikanan dan peternakan, hutan, flora dan fauna, industri, tambang serta potensi pariwisata. Lahan sawah beririgasi relatif sempit dan sebagian besar sawah tadah hujan. Sumberdaya alam tambang yang termasuk golongan C berupa : batu kapur, batu apung, kalsit, zeolit, bentonit, tras, kaolin dan pasir kuarsa. Kabupaten Gunungkidul juga mempunyai panjang pantai yang cukup luas terletak di sebelah selatan berbatasan dengan Samudera Hindia, membentang sepanjang sekitar 65 Km dari Kecamatan Purwosari sampai Kecamatan Girisubo. Potensi hasil laut dan wisata sangat besar dan terbuka untuk dikembangkan.Potensi lainnya adalah industri kerajinan, makanan, pengolahan hasil pertanian yang semuanya sangat potensial untuk dikembangkan.
Foto Saat ardigk.com panjat tebing di pantai siung

Sekarang ini, Gunungkidul menurut pandangan ardigk.com pribadi sudah tidak selalu dianggap daerah kekeringan lagi. Bahkan, sekarang menjadi daerah yang tersohor sebagai kawasan yang menjadi destinasi bahkan utama wajib dikunjungi wisatawan jika berkunjung ke Yogyakarta. Bahkan di daerah yang dulu terkenal dengan daerah kering ini, sekarang malah menawarkan wisata-wisata air yang banyak sekali. (Baca : Wisata Air Gunungkidul 
Wisata Air terjun Sri Gethuk
 Wisata minat khusus juga banyak sekali di Gunungkidul ini seperti Wisata Karst, Wisata Olahraga Ekstrem seperti di Pantai Siung (Baca : Panjat Tebing Pantai Siung) , Susur Goa kemudian Wisata Puncak atau gunung seperti Embung Langgeran, Gunung Langgeran, dan sebenarnya masih banyak lagi. Dengan fenomena ini ardigk.com yakin stigma lama masyarakat luar DIY yang menganggap bahwa Gunungkidul adalah hanya sekadar tanah tandus kering, dan sering dilanda kekeringan sudah tidak lagi ada.
Referensi :



1 Response to "Gunungkidul Ku, dengan Segala Perubahanmu"

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel