Tipe Kepribadian Introvert bukan Sebuah Keburukan

Introvert…… Apa yang terlintas dibenak kita ketika mendengar kata itu? Pemalu, pendiam, tidak mau bersosialisasi, suka menyendiri dan tidak pandai berbicara di depan umum sering menjadi stigma dalam masyarakat bahwa itu adalah sifat introvert. Sangat disayangkan saat ini juga banyak anggapan yang terlalu mendiskreditkan orang-orang introvert.
Sumber : www.shutterstock.com/
Anggapan umum orang introvert adalah pemalu, tetapi it’s big NOO. Selama ini memang sifat ini dianggap hal yang tidak baik bahkan dimasyarakatpun malah dikucilkan karena dianggap tidak mau bersosialisasi, dalam bahasa jawa dianggap “ora gelem srawung”. Padahal introvert dan ekstrovert semua saling sama-sama dibutuhkan, bahkan bisa menjadi sebuah keseimbangan semisal dalam team work Steve Wozniak, salah seorang pendiri Apple, mengungkapkan bahwa ia tak akan menjadi seorang ahli komputer apabila dia tidak berdiam diri di rumah. Nabi Muhammad yang notabenenya sebagai contoh kita juga pergi  dalam kesendirian untuk mendapatkan ‘jawaban’ atau wahyu.

Seorang yang extrovert mendambakan interakasi social dan mudah untuk melakukannya, tetapi introvert lebih nyaman ketika merasa sendiri. Susan Cain, Penulis buku QUIET “The Power of Introverts in a World that Can’t Stop Talking” Melalu eksplorasi yang mendalam tentang dunia para introvert, Susan Cain -penulis buku ini- menemukan bahwa ternyata sebagian besar orang kreatif adalah individu yang introvert, ini dikarenakan kelebihan mereka dalam berpikir dan melakukan kontemplasi. Pribadi introvert juga memiliki kemampuan observasi yang lebih kuat dibandingkan orang ekstrovert, dan berbekal kemampuan observasi ini mereka mampu melakukan transformasi diri menjadi pribadi yang lebih baik.
Sumber : https://www.controllledchaos.com/fr/etre-introverti/
Mungkin banyak yang mengatakan bahwa tipe pemimpin yang bagus adalah dengan tipe vokal atau bisa dikatan Extrovert , tetapi Kebanyakan CEO yang efektif justru dipenuhi oleh pribadi-pribadi yang introvert, seperti Charles Schwab; Bill Gates; CEO Sara Lee Brenda Barnes; dan mantan CEO IBM yang legendaris, Lou Gerstner. Bahkan Peter Drucker, Guru manajemen HBS (Harvard Bussines School), menemukan bahwa kebanyakan pemimpin yang efektif justru mereka yang sedikit berbicara serta sedikit memiliki Karisma.
Sumber : https://www.youtube.com/watch?v=x_5aoPUSudI
Beberapa Mitos di Masyarakat yang salah yang ardigk.com ambil dari :  http://www.muslimdaily.net

1. Orang introvert selalu pemalu.

Padahal orang introvert tidak selalu pemalu, dan orang pemalu tidak selalu introvert. Faktanya, “pemalu” adalah salah satu “atribut psikologis” sedangkan introvert adalah “bawaan psikologis”.


2. Orang introvert tidak bisa sukses.

Ada banyak orang-orang introvert yang sukses dan memiliki nama besar. Contohnya adalah JK Rowling, Mahatma Gandhi, Bill Gates, dan Warren Buffet.

3. Orang Introvert tidak mampu bersosialisasi.

Orang introvert bukan tidak bisa bersosialisasi, tapi mereka membutuhkan alasan yang kuat untuk melakukannya. Ketika mereka sudah menemukan alasan itu, tak ada alasan lagi bagi orang introvert untuk selalu menyendiri.

4. Orang Introvert tidak bisa berteman.

Memang benar orang introvert itu susah berteman, tapi ini terjadi karena orang introvert memang pemilih. Orang introvert lebih cenderung memilih teman untuk hubungan jangka panjang, jika itu membuat mereka nyaman. Karena orang-orang introvert pada umumnya adalah pendengar yang baik, itu juga tidak membuat mereka menjadi antisosial.

5. Orang Introvert tidak bisa menjadi pemimpin.

Ini adalah anggapan yang sangat salah, karena menurut USA Today, 4 dari 10 eksekutif top adalah introvert. Tidak ada kaitannya antara sifat introvert dengan kemampuan menjadi pemimpin, bahkan mantan Presiden AS, Abraham Lincoln juga dipercaya sebagai orang introvert. Juga Barrack Obama dan Mahatma Gandhi.

6. Orang Introvert berkepribadian negatif.

Ini anggapan yang berasal dari kaum extrovert. Walau bagaimana pun, lebih banyak orang extrovert di dunia ini, dan merekalah yang ‘menciptakan’ stereotype ini. Orang extrovert yang memasuki area introvert misalnya kesendirian, akan merasa tidak nyaman, sedih, dan sebagainya. Lalu mereka membayangkan bagaimana dengan orang introvert yang sudah berada di area tersebut sepanjang hidup mereka? Bagi orang introvert, kesendirian tidak selalu berarti kesepian.

7. Orang Introvert tidak bisa bicara di depan umum.

Seperti sudah disebutkan sebelumnya, orang introvert memang cenderung tidak akan menampakkan diri di area publik sampai mereka menemukan alasan kuatnya. Hal ini juga termasuk berbicara di depan umum. Jangan tanya orang introvert untuk berbicara tanpa tujuan, tapi ketika mereka diminta membicarakan topik yang mereka senangi, mereka akan melakukannya dengan penuh semangat.

8. Orang Introvert tidak suka bersenang-senang.

Hal ini juga berasal dari mindset orang extrovert. Apa arti bersenang-senang bagi semua orang bisa berbeda-beda! Mungkin orang extrovert senang datang ke klub dan berada bersama banyak orang yang belum pernah mereka kenal, tapi membaca sendirian di kamar saja sudah menyenangkan buat seorang introvert.

9. Orang Introvert kurang percaya diri.

Hal ini juga salah. Bahkan orang introvert bisa kelihatan charming dan outspoken seperti layaknya orang extrovert. Kurang percaya diri bisa disebabkan karena tekanan sosial, rasa gugup akan penilaian orang lain, dan sebagainya, yang semuanya itu bisa diatasi oleh siapapun dengan teknik tertentu, dan tidak terkait dengan sifat bawaan seperti introversion.

10. Orang Introvert layak disembuhkan.

Wah…ini yang paling parah nih, kesannya sifat introvert itu seperti orang cacat mental saja. Padahal sifat introvert bukanlah penyakit yang harus disembuhkan. Itu adalah bawaan dari lahir dan tidak perlu diubah. Jangan bayangkan sifat introvert adalah sesuatu yang perlu diperbaiki. Yang bisa dan perlu diperbaiki adalah rasa rendah diri, pemalu dan habit negatif lainnya yang bisa dimiliki semua orang.

Memang kita harus diwajibkan selalu menghargai setiap kepribadian masing-masing individu. Orang introvert harus dihargai Privasinya dan ke-Introvertannya, Tegurlah dia tetapi bukan didepan forum namun secara pribadi.
Masih kah kita memandang rendah dari sifat introvert ini? Sebaiknya tidak, karena jika iya mungkin kamu masih termasuk orang yang ketinggalan. Karena Allah sejatinya meciptakan manusia itu unik dan tinggal kita mau atau tidak memaksimalkan kelebihan dari potensi kita masing-masing.

Referensi :



1 Response to "Tipe Kepribadian Introvert bukan Sebuah Keburukan"

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel